Panduan Prinsip Teknologi Riveting Jenis dan Penggunaan
January 16, 2026
Dari rangka baja pencakar langit yang tahan terhadap angin topan hingga rangka pesawat jet yang tahan terhadap turbulensi ekstrem, dan bahkan pisau dapur sederhana tempat bilah bertemu gagang – satu teknologi koneksi kuno namun tahan lama yang memungkinkan semuanya: paku keling.
Pengikat Abadi: Cara Kerja Paku Keling
Paku keling, landasan teknologi paku keling, adalah pengikat mekanis permanen yang mengungguli sekrup dan baut dalam ketahanan getaran dan kekuatan tarik. Tidak seperti pengikat berulir yang dapat mengendur di bawah tekanan, paku keling mempertahankan stabilitas yang tak tergoyahkan melalui deformasi.
Paku keling tipikal terdiri dari kepala dan poros silindris (disebut shank), dengan ujung meruncing yang dikenal sebagai ekor. Beberapa fitur shank berongga yang berisi mandrel yang memungkinkan deformasi tanpa dampak ekor langsung – desain yang meningkatkan presisi sekaligus meminimalkan tekanan material.
Proses Deformasi Empat Langkah
- Persiapan: Pengeboran lubang yang sejajar secara presisi di semua bahan yang akan disambung
- Penyisipan: Shank paku keling melewati semua lapisan material
- Deformasi: Gaya mekanis (melalui palu atau pistol paku keling) melebarkan ekor
- Fiksasi: Ekor yang mengembang (sekarang disebut kepala toko) menciptakan ikatan permanen berbentuk halter
Taksonomi Paku Keling: Mencocokkan Bentuk dengan Fungsi
Paku Keling Padat: Pilihan Tugas Berat
Menampilkan poros padat, ini memberikan kekuatan maksimum untuk jembatan, kapal, dan aplikasi struktural di mana kegagalan bukanlah pilihan.
Paku Keling Pop: Efisiensi Satu Sisi
Ideal jika hanya satu permukaan yang dapat diakses, paku keling berongga ini menggunakan mandrel yang patah setelah deformasi, meninggalkan hasil akhir yang rata. Banyak digunakan dalam perakitan otomotif dan elektronik.
Paku Keling Self-Piercing: Tidak Perlu Bor
Keajaiban tempa dingin ini menembus bahan tanpa pengeboran awal, menciptakan segel kedap udara/kedap air dalam manufaktur modern.
Varian Khusus
- Paku Keling Berulir: Menggabungkan kekuatan paku keling dengan fleksibilitas seperti baut
- Paku Keling Oscar: Terbelah dan terlipat ke luar untuk lingkungan dengan getaran tinggi
- Paku Keling Bifurkasi: Dirancang untuk bahan lunak seperti kulit dan kayu
Pertimbangan Teknik
Pengukuran paku keling yang tepat mengikuti dua rasio utama:
- Panjang: Ketebalan total material + 1,5× diameter paku keling
- Diameter: 3× ketebalan lapisan material yang paling tebal
Keuntungan dan Keterbatasan
Manfaat: Koneksi hemat biaya, tahan getaran, fleksibel material dengan protokol inspeksi langsung.
Kekurangan: Lebih besar dari lasan, berpotensi tidak estetis, pemasangan yang memakan waktu, dan konsentrasi tegangan di sekitar lubang.
Aplikasi di Mana-Mana
Paku keling memainkan peran penting di berbagai industri:
- Dirgantara: Konstruksi rangka pesawat di mana ketahanan getaran sangat penting
- Otomotif: Panel bodi dan komponen struktural
- Konstruksi: Kerangka baja dan bangunan tahan gempa
- Elektronik: Perakitan komponen presisi
Masa Depan Teknologi Paku Keling
Inovasi berlanjut dengan bahan-bahan canggih, sistem pemasangan otomatis, dan teknik pemantauan digital yang menjanjikan koneksi yang lebih kuat, lebih cerdas, dan lebih berkelanjutan untuk tantangan teknik di masa depan.

